Desa Purwodadi [Kras-Kediri] Provinsi Jawa Timur dan 4 Fakta Yang Wajib Kamu Baca!

Desa Purwodadi, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, Jawa Timur


FaktaDaerah.Com- Desa Purwodadi adalah salah satu desa di Kediri Jawa Timur. Ketika mendengar nama Purwodadi pasti banyak terlintas dibenak bahwa Purwodadi ada di daerah Grobogan Semarang Jawa Tengah, Pasuruan bahkan nama desa Purwodadi ini juga dijadikan nama desa di kecamatan sebelah yaitu Kecamatan Ringinrejo. Karena memang nama Purwodadi ada dimana-mana, namun kali ini saya akan membahas desa Purwodadi desa tempat dimana saya dilahirkan, tinggal dan dibesarkan.

Desa Purwodadi, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri


Desa Purwodadi termasuk desa yang mempunyai penduduk yang cukup padat dengan jumlah penduduk sekitar 4.505 jiwa yang terdiri dari 2.195 penduduk laki-laki dan 2.310 penduduk perempuan. Desa ini dilewati oleh aliran sungai Brantas dan berada pada kaki gunung Wilis sehingga bila berada di desa ini pasti akan melihat betapa menjulang tingginya gunung tersebut serta di sebelah timur kita bisa melihat gunung Kelud dengan jelas.
 
Karena letaknya yang strategis dengan kondisi sosial dan budaya yang ada menyebabkan desa ini mudah dikenali oleh masyarakat luas, desa ini sudah mulai modern namun tetap menjaga adat istiadat yang telah diturunkan oleh leluhur pada zaman dahulu. Selain itu di Desa Purwodadi ini memiliki fakta-fakta yang unik di bandingkan dengan desa yang lainnya.
 

Fakta Desa Purwodadi Kecamatan Kras (Kediri-Jawa Timur)


Berikut adalah hal menarik yang perlu kalian ketahui tentang Desa Purwodadi ini :
 

Desa Purwodadi Terkenal sebagai Desa Peternak


Di Desa Purwodadi sangat mudah dijumpai truk-truk yang mengangkut pakan ternak, telur-telur ayam horen maupun ayam potong. Karena memang desa ini terkenal sebagai desa peternak, sebagian besar masyarakat desa bekerja pada sektor peternakan dan pertanian.

Di sektor peternakan sendiri hasil dari sektor ini sangat berpengaruh dalam kehidupan masyarakat desa tersebut sebab dari hasil sektor peternakan ini dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat terutama di bidang ekonomi. Di bidang sektor peternakan yang dikembangkan oleh Desa Purwodadi adalah unggas seperti ayam potong, ayam horen, dan ayam kampung.

Namun tidak hanya unggas saja, desa ini juga ditunjuk oleh Kabupaten Kediri untuk mengembangkan dan membudidayakan jenis kambing etawa yang sangat terkenal itu. Selain itu desa ini juga dikenal karena banyak menghasilkan varietas hewan ternak seperti sapi dan kambing yang bermutu baik.
 

Kesenian Jaranan yang Menjadi Ikon Desa Purwodadi


Tidak dipungkiri lagi bahawa kesenian yang satu ini sudah terkenal seantero Nusantara. Siapa yang tidak mengenalnya? Semua orang pasti sudah mengetahui kesenian Jaranan ini. Jaranan sudah menjadi kesenian dan kebudayaan yang melekat di hati penduduk desa Purwodadi. Setiap ada acara besar di desa Purwodadi pasti kesenian ini tidak akan ketinggalan untuk ditampilkan dalam segala macam pagelaran.

Bahkan di desa ini ada banyak paguyuban kesenian Jaranan salah satunya adalah Paguyuban Jaranan Turonggo Among Mitro. Paguyuban ini melatih anak cucunya untuk dapat melestarikan kesenian yang sudah ada dan mengembangkannya. Setiap kali akan ada pertunjukkan mereka selalu berlatih ketika malam hari, jadi sudah tidak asing lagi bila malam hari ada suara kleningan gamelan. Namun ada yang berbeda pada jaranan di desa ini karena ketika terakhir pertunjukkannya ditutup dengan adegan lucu yakni “pentul” seseorang pemain yang berperan membawakan sesajen dan dibagikan kepada para penonton dan tingkahnya selalu membuat gelak para penonton yang hadir.
 

Stasiun Kras ada di Desa Purwodadi, Kabupaten Kediri


Stasiun kereta api ini didirikan pada zaman Hindia Belanda. Stasiun Kras berada di Desa Purwodadi yang berhadapan langsung dengan Kantor Desa Purwodadi, Kabupaten Kediri. Stasiun ini masih dijadikan tempat pemberhentian kereta dan masih aktif sampai sekarang. Banyak masyarakat yang merasa terbantu dengan adanya stasiun ini karena dengan kenyamanan keramahan dan tentunya harga tiket yang murah membuatnya merasa nyaman untuk naik kereta api.

Selain itu bangunan di sekitar stasiun ini juga masih tetap dipertahankan seperti dahulu ketika awal didirikan dan masih tetap dilestarikan tanpa mengubah yang ada. Stasiun ini memiliki 2 jalur yakni arah utara menuju Stasiun Ngadiluwih dan arah selatan menuju Stasiun Ngujang. Jalur 2 digunakan sebagai jalur persilangan atau persusulan dengan kereta yang lain yang akan melintas stasiun ini.
 

Gudang Gula yang Sekarang Menjadi SDN Purwodadi 1


Menurut cerita para orang tua di sekitar rumah saya sebelum ada SDN Purwodadi 1 yang berada di sebelah timur Stasiun Kras ini dulunya adalah gudang gula milik kolonial Belanda yang sangat besar dan berjumlah 12.

Sehingga terdapat sebuah gang dibelakang SDN Purwodadi 1 yang dinamakan Jalan Gudang 12. Karena asal mulanya berasal dari bangunan gudanggula yang besar dan berjumlah 12. Banyak yang belum tahu tentang hal ini sebab banyak dari anak muda sekarang yang tidak peduli akan cerita di masa lalu yang perlu kita ketahui dan kita jadikan sejarah.
 


Beberapa fakta desa Purwodadi ini saya yakin tidak ada yang sama dengan daerah lainnya di Indonesia umumnya dan di Jawa Timur khusunya. Saya berharap fakta ini dan tetap terjaga kelestarianya sehingga kelak anak cucu kita dapat menikmatinya tanpa mengubah sedikit pun sejarah yang ada.
 
Demikianlah tulisan dengan judul asli “Fakta Unik Desa Purwodadi Kecamatan Kras (Kediri-Jawa Timur)” yang ditulis oleh Yustina Novi Erniasari sebagai Warga dan Masyarakat asli Desa Purwodadi. Semoga dapat bermanfaat bagi setiap pembaca. Trimakasih, jangan lupa baca juga tulisan lainnya;
  1. Kabupaten Kediri [Jawa Timur], dan 6 Fakta yang Harus Kamu Baca!
  2. 5 Fakta Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare “Kampung Inggris”
  3. Pulau Bawean [Gresik-Jawa Timur] dan 15 Fakta Yang Harus Kamu Baca!
  4. 9 Fakta Daerah Surabaya [Jawa Timur] yang Harus Kamu Baca!

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Desa Purwodadi [Kras-Kediri] Provinsi Jawa Timur dan 4 Fakta Yang Wajib Kamu Baca!"

Posting Komentar